TEL AVIV (Arrahmah.com) – Israel dan Amerika Serikat telah mengancam para jurnalis dan aktivis kemanusiaan untuk tidak berpartisipasi dalam misi pemberian bantuan ke Jalur Gaza.

Oren Helman, direktur Bagian Pers Pemerintah Israel, menyatakan pada Minggu (26/6/2011) bahwa konvoi Freedom Flotilla II akan dilarang oleh Israel, Reuters melansir.

Pelayaran yang akan diikuti oleh 500 aktivis dan 10 kapal rencananya akan sampai ke perairan Gaza hari Selasa. Baca entri selengkapnya »

PARIS (Arrahmah.com) – Perancis menyatakan bahwa pihaknya akan menarik 1.000 pasukan tempur dari Afghanistan akhir 2012 saat sebagian besar anggota NATO riuh soal pemulangan pasukan mereka dari perang yang dipimpin AS tersebut.

Presiden Perancis, Nicolas Sarkozy, mengumumkan keputusan ini dalam kunjungan mendadaknya ke distrik Sarobi, di timur laut kota Kabul pada hari Selasa (12/7/2011), AFP melansir.

“Sangat penting untuk mengakhiri perang,” ujar Sarkozy kepada wartawan. “Tidak pernah ada pertanyaan mengenai haruskah mempertahankan tentara di Afghanistan tanpa batas,” tegasnya.

“Kami akan menarik seperempat dari pasukan kami, yakni 1.000 orang, pada akhir 2012,” kata Sarkozy, mengacu pada tentara salibis Perancis yang saat ini berjumlah 4.000 orang dan ditempatkan di Sarobi, Kabul.

“Kelompok pertama akan meninggalkan Afghanistan pada akhir tahun ini,” tambahnya. Baca entri selengkapnya »

GAZA (Arrahmah.com) – Blokade Gaza telah dimulai pada tahun 1991, yakni bermula ketika Israel melarang warga Palestina untuk bergerak bebas melalui Israel dan Wilayah Palestina Pendudukan. Sejak blokade tersebut, muncul gerakan-gerakan pembebasan Palestina, seperti Freedom Flotilla pertama yang berakhir dengan diserangnya armada tersebut oleh militer Israel.

Kini, armada kebebasan kedua pun sedang dalam pencekalan oleh pemerintah Yunani atas tekanan dari Israel. Bahkan para aktivia pro Palestina yang berusaha menunjukkan dukungan pada penduduk Palestina bertekat datang ke Israel dengan menggunakan pesawat. Yang kemudian dicekal oleh Israel di bandara Ben Gurion dan dipulangkan kembali ke negara masing-masing.

Pada dasarnya blockade tersebut banyak mendapat tentangan dari organisasi hak asasi manusia dan mengecamnya sebagai pelanggaran Konvensi Jenewa Keempat, yang melarang hukuman kolektif terhadap penduduk sipil.

Menurut pemerintah Israel – dan sebagian besar media mainstream – blokade dimulai pada 2007, menyusul pengambilalihan Hamas dari Jalur Gaza. Yang mengklaim bahwa tujuan blockade tersebut adalah “perang ekonomi” untuk melemahkan Hamas. Baca entri selengkapnya »

Apa yang akan terjadi pada Al Qaeda pasca syahidnya (Insya Allah) Syekh Usamah bin Laden rahimahullah? Sebuah artikel unik ditulis oleh Syekh Abu Sa’d al ‘Amili (Semoga Allah SWT., menjaga beliau) berjudul “Al Qaeda Setelah Usamah, dengan idzin Allah jalan terus”. Kami ingin semua pemimpin Al Qaeda menjadi Usamah, sehingga kita memiliki lebih dari satu Usamah, ungkap beliau.  Allahu Akbar!

 

Syekh Abu Sa’d al ‘Amili- semoga Allah menjaga beliau-salah seorang ulama mujahid terkemuka abad ini, menulis sebuah artikel yang sangat menggugah dan memotivasi kaum Muslimin, khususnya mujahidin.

Berjudul “Al Qaeda Setelah Usamah, dengan idzin Allah jalan terus”, artikel setebal 14 halaman tersebut dirilis oleh forum bahasa Inggris, Ansar al-Mujahidin. Artikel berformat PDF tersebut bercover sebuah jalan dengan rambu bertuliskan Al-Qaeda, dengan tanda panah menunjukkan jalan terus.

Sebuah syair dari Syekh Usamah bin Laden mengawali artikel tersebut. Dalam prolognya, Syekh Abu Sa’d al ‘Amili mengutip hadits At Thoifah Al Manshurah, sebagai sebuah sunatullah yang selalu hadir di setiap zaman. Baca entri selengkapnya »

“Kepada saudara-saudara kami di Palestina, sesungguhnya darah anak-anak kalian adalah darah anak-anak kami, dan darah kalian adalah darah kami… Darah dibalas darah, penghancuran dibalas penghancuran…”

Di Medan Pertempuran

Ada beberapa jabhah (front) yang pernah saya terjuni dan adapula beberapa kali operasi perang yang saya ikuti, tetapi rasanya tidak ada faedahnya sama sekali jika saya ceritakan disini, terutama bagi saya sendiri.

Saya disini hanya akan menceritakan sedikit kenangan manis saya, semasa di Front Joji Paktia Afghanistan, terutama perjumpaanku dan perkenalanku dengan Asy-Syekh Usamah bin Ladin rhm pada sekitar pertengahan tahun 1987.

Joji adalah suatu tempat pegunungan atau perbukitan yang letaknya di wilayah Paktia, wilayah bagian selatan Afghanistan, perbatasan dengan wilayah Pakistan tempatnya sangat indah dibandingkan dengan tempat-tempat lain yang pernah saya kunjungi karena dipenuhi dengan pepohonan sejenis cemara atau pinus, sedang di tempat lain hanya terlihat bebatuan belaka, tempatnya sangat dingin lagi sejuk, jika datang musim dingin saljunya tinggi bisa mencapai dua meter atau lebih.

Pegunungan dan perbukitan ini sangat strategis baik untuk pertahanan maupun penyerangan bagi kedua belah pihak baik bagi mujahidin maupun bagi pasukan kafir komunis Rusia.

Strategis bagi mujahidin karena ia merupakan pintu masuk utama untuk pengiriman logistik, amunisi, pasukan dan sebagainya dan sangat strategis untuk penyerangan sebab tempatnya tinggi, sangat membantu para mujahidin untuk menyerang tempat-tempat di sekitarnya yang belum dikuasai baik dengan pasukan infantri maupun artilerinya. Baca entri selengkapnya »

Dahsyat. Pesan Syekh Usamah Bin Ladin, Singa Islam, pimpinan jihad Al Qaeda, dengan judul “Seruan Jihad Untuk Menghentikan Pembantaian di Gaza” langung menjadi head line media-media on line dan juga jaringan televisi internasional dan lokal. Pesan beliau yang mulai beredar sejak hari Rabu, 14 Januari tersebut nampaknya memang sudah ditunggu-tunggu oleh umat Islam di seluruh dunia, sejak tiga pekan gempuran zionis Israel ke Gaza, Palestina.

Baca entri selengkapnya »

President Amerika Serikat, Barack Obama!

Pertama-tama kalian semua harus mengetahui bahwa perlindungan dari keadaan yang buruk dan hina dina di dunia dan dari panasnya api neraka hanyalah Islam, hanya Islam! Islam adalah satu-satunya agama yang member jaminan kesuksesan di dunia dan hari kemudian.

Baca entri selengkapnya »

Al-Qaeda adalah sebuah fenomena, bukan sekedar organisasi. Setiap muslim didunia ‘berbagi’ dengan mereka. Al-Qaeda telah menjadi payung global perjuangan kaum muslimin dan berpotensi memobilisasi 1,3 milyar penduduk muslim dunia untuk bersatu menjadi bagian dari kebangkitan dan kejayaan islam di dunia.

Sang arsitek Al-Qaeda, Syekh Usamah Bin Ladin berhasil mengisi kekosongan sejarah akan seorang pemimpin muslim yang kuat untuk menyatukan umat dalam peperangan melawan AS dan sekutu-sekutunya dan untuk mengembalikan dunia islam. Hidup atau mati, suka atau tidak, Syekh Usamah kini menjadi tokoh kunci abad ini.

Dari pegunungan Tora Bora di Afghanistan, Kamp-kamp pelatihan yang tersebar hampir diseluruh negeri muslim, hingga ruang-ruang kampus yang nyaman dan eksklusif di Eropa, Al-Qaeda tumbuh dan semakin kuat melewati batas-batas idiologi, fisik, dan geografi. Inilah kisah Al-Qaeda sekaligus Syekh Usamah bin Ladin langsung dari “markas” mereka.(Arrahmah.com)

Bersama Syaikh Usamah bin Ladin di pegunungan Tora Bora

“Peperangan itu adalah peperangan yang besar yang dimenangkan oleh Ahlul iman melawan seluruh kekuatan materialis milik para penjahat dalam bentuk keteguhannya dalam memegang prinsip atas ijin dan karunia Allah.”

Syekh Usamah bin Ladin

Pegunungan Tora Bora, Afghanistan, 20 Rajab 1422 H bertepatan dengan tanggal 7 Oktober 2001 M.  Lusinan pesawat tempur Amerika meraung-raung dan memuntahkan timah panas ke parit-parit di sekitar pengunungan Tora Bora. Tidak hanya itu saja pesawat jenis B 52 dan C 130 itu pun menghujani pegunungan yang wilayahnya tidak lebih dari satu Mil persegi tersebut dengan Smart Bom (Bom cerdas), bom-bom cluster dan juga bom pembakar gua. Mereka ingin membumi hanguskan tempat yang kecil ini dan memusnahkan dari muka bumi. Para pemimpin Amerika yakin akan keberadaan Syekh Usamah bin Ladin ditempat tersebut. Siang dan malam tidak berlalu kecuali ada pesawat tempur yang melintas dengan bom bardir dahsyat setiap menitnya. Hal ini terus berlangsung hingga pertengahan ramadhan.

Sementara itu, Syekh Usamah bin Ladin, bersama sahabat setianya Syekh Ayman Az-Zawahiri, dan sekitar 300an mujahid terus bertahan dengan hanya berharap ridho dan pertolongan Allah swt dari serangan dan bombardir Amerika yang tiada habisnya. Dengan Suhu 10 derajad dibawah nol mereka menggali Khandaq (Parit) sebanyak seratus buah, dengan rata-rata satu khandaq untuk berlindung 3 mujahid di area yang tidak lebih dari satu mil persegi. Mereka melakukan itu untuk menghindari lebih banyak korban yang jatuh akibat bombardir pasukan Amerika. Satu pesawat bisa melintas lebih dari 2 jam, dan satu kali tembakan berisi 20 samapai 30 bom.

Namun Alhamdulillah. Meski bombardir yang begitu dahsyat dan propaganda pers yang menakutkan yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap sebuah tempat yang kecil lagi terkepung dari berbagai penjuru ini ditambah lagi dengan tentara munafiqin yang dibayar untuk berperang selama setengah bulan terus-menerus oleh Amerika, ternyata dapat dikalahkan oleh pasukan Syekh Usanah bin Ladin. Subhanallah.

Sejarah mencatat berakhirnya pertempuran terdahsyat abad ini antara persekutuan jahat dunia dengan segala kekuatannya melawan sekelompok kecil mujahidin yang berdiri di atas kebenaran, yakni melawan hanya 300 mujahid yang berada di dalam khandaq mereka. Hasil pertempuran itu telak dimenangkan oleh ahlul Iman, Syekh Usamah bin Ladin dengan pasukannya, dimana korban personal kira-kira 6 persen dari mujahidin, dan kerugian pada khandaq hanya 2 persen, Alhamdulillah.

(Bersambung…)

Anda Pengunjung ke :

  • 1,974 Visitors

Visit Indonesia

Kalender

Juni 2017
S S R K J S M
« Jul    
 1234
567891011
12131415161718
19202122232425
2627282930  

Kategori